Kamis, 15 Maret 2012

*CERPEN* : AKU CINTA SEORANG GAY

Oke guys, aku Kania Arda ,bikin cerita,dan ini adalah hasil ceritaku.Absurd banget-_- Baca aja ;3


Aku memandangnya, memandang jauh di dalam matanya.Aku penasaran apa yang akan dia katakan kepadaku.Beberapa menit dia terdiam di hadapanku.Aku semakin penasaran dengan apa yang akan dia katakan.Randy, seorang cowok yang tiga tahun ini aku kenal,bisa dibilang dia pengisi hari-hariku.Aku cukup mengaguminya.
"Maaf, ini memang berat aku katakan.." kata Randy memulai percakapan.
"Katakan saja.." jawabku.
Randy menarik napas dalam-dalam.
"Aku seorang gay." katanya.

GLEK !! Tenggorokanku serasa tercekat.Aku tidak bisa berkata apa-apa.Randy, yang selama ini aku kenal, ternyata dia seorang gay !! Aku sulit menerima kenyataan pahit ini.Aku marah.Marah karena mengapa dia tidak menceritakan semuanya dari awal?! Aku pasti bisa terima jika dia mengatakannya dari awal.Aku mencintai cowok yang mencintai cowok.Aku mencintai seorang gay.
Aku terdiam.
"Aku juga susah buat jujur sama kamu, tapi kamu selalu jadi bagian penting dalam hidupku, dan aku enggak mampu lagi berbohong untuk hal sebesar ini.Kamu adalah hal paling penting dalam hidupku, melebihi cowok manapun yang aku cintai"
"Yaa.."jawabku lebih lirih.
"Kamu mencintaiku?" tanya nya tiba-tiba.
Aku tak bisa menjawab apa-apa.Aku hanya bisa mengangguk.
"Kamu menyayangiku?" tanya nya lagi.
"Yaa.." jawabku pelan.
"Sangat?"
"Hmm.." jawabku.
"Aku membuatmu sakit hati ya?"
Aku tak mengerti apa yang kurasa saat ini.Bingung,marah,sedih,benci dan kecewa, semuanya bercampur menjadi satu.
"Kenapa kamu bisa seperti ini?!! Bukan dengan seperti ini caranya, Ran !! Kenapa kau tak bisa hidup normal seperti layaknya seorang pria?!!! Kenapaaa kau tidak menceritakan semuanya dari awal ?!!! Aku mungkin akan lebih bisa menerima jika kau cerita dari awal !! Kenapaa?!! Masih banyak cewek-cewek cantik di luar sana ! Kamu bisa nunjuk cewek manapun yang kamu suka ! Kamu bisa pacaran sama cewek ! Bukan begini , Randy !!  " Aku berteriak di depannya.
"Maaf, tapi mungkin ini emang udah jalan ku, maaf..Nangis, nangis lah di depanku.Pukul aku ! Pukul aku sepuas kamu, aku bisa terima.." jawabnya lembut.

Aku yang terlalu bodoh ini mendengarkan ucapannya yang sangat.. lembut bagi seorang cowok.Aku memukul dadanya.Aku sangat..aku sangat.. semuanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.Hingga akhirnya aku tidak kuat untuk tidak menangis.Aku menangis di depannya.Lalu dengan sangat bodohnya aku melakukan suatu hal..Aku melakukan hal bodoh yang paling bodoh aku lakukan.Aku menciumnya.Aku tau ini sangat bodoh kulakukan.Tuhan ! Buatlah dia tertarik padaku !! Tertarik kepada seorang wanitaa !! Tolong,Tuhann!!

Aku berteriak di dalam hati kecilku.
"Maaf, tapi kami sudah takdir menjalani hal seperti ini.." katanya pelan.
Aku termangu.Bahkan dia sudah mengucapkan kata ganti 'kami' baginya dan cowok pasangannya.Aku terluka, ku coba sekuatku untuk menutupi luka ini.
"Kamu harus bisa terima keadaan ini.Kita cukup jadi sahabat aja..Aku tau ini berat.." lanjutnya.
Aku benar-benar tidak bisa berkata apa-apa.Diam saja di hadapannya.
"Aku coba buat nerima semua ini." Jawabku pelan.
Dia menghapus air mata yang meleleh di pipiku, menarikku kedalam pelukan hangatnya,lalu mendekapku.Dan kemudian dia mencium keningku.

Tuhan?!! Apakah dia mulai tertarik denganku?!! Tuhan, aku mohon !!

"Kamu cinta sama aku?" tanya nya lagi.
"Ya."
"Aku juga mencintaimu, Misya,"jawabnya.
"Katamu tadi, kau seorang gay.Apa mungkin kau sudah tertarik dengan wanita?Aku harap begitu.." ujarku.
Mataku dan matanya saling bertatap lurus.Dia melepaskan dekapannya.

"Misya bodoh!" katanya menahan tawa.
"Maksud kamu?" tanyaku bingung
"Misya..Misya..Kamu selalu pake perasaan tanpa logika.Hahahaha, tadi aku bercanda.Tidak mungkin lah aku seorang gay ! I'm normal, dear.Aku mencintai wanita, dan aku juga.. emm.. mencintaimu, lebih dari cowok atau cewek manapun..Ha-ha-ha !! emm, ini cuma sekedar kejutan dari aku.Kau terlalu lugu sihh.Apa mungkin wajahku ini wajah serius?Kupikir tidak ! Hahaha !! Aku hanya mengetes perasaanmu kepadaku saja, jadi aku tidak perlu susah payah membaca perasaanmu.Karena aku tau sendiri dari mulut kamu.Aku nggak nyangka kalo kamu percaya sama aku sebegitu jauhnya.Maaf ya.hehe"

Aku ingin secepatnya ditelan bumi, sebelum wajahku memerah seperti udang matang.


Udah, ceritanya segitu aja, gimana?Bagus nggak? Muehehe ;3 pasti enggak ya :3 Yaudah deh, aku mau tutup post ini aja.Oke Byeeee {}

1 komentar: