Selasa, 12 Juni 2012

Eiffel, kamu lah saksi cinta kita :)

Heyy guys ! Kanss lagi coba bikin cerita nihh ;;)) Baca ya :D

Membuka album foto semasa SMA ku dulu, membuatku ingat kepada sesuatu. Bukan hanya sekedar kenangan-kenangan dari awal masa orientasi siswa sampai kelulusan saja, tetapi kenangan yang tak mungkin bisa ku lupakan. Kenangan selama 3 tahun lamanya.
Saat kubuka halaman ke 4 dari album foto itu, terlihat jelas Aku,Fandy, Lita, Atha, dan Andik saat sedang berlibur berlima. Ke Paris. Ya, kita ke Paris !! Kita berlibur ke Paris,tepatnya 2 minggu sebelum kelusan.  Kita berfoto bersama di depan menara cinta, menara Eiffel. Yeay, itu liburan paling menyenangkan mungkin?
Liburan ke Paris tak hanya mengajarkan ku tentang hidup dan etika di negri orang saja, tapi lebih dari itu. Yaa, tentang sebuah kebersamaan. Perkataan-perkataan yang terlontar di sana, Ahh... membuatku rindu akan kebersamaan waktu SMA.

"Ran, liat deh bintang diatas itu." kata Atha.
Aku melihat ke hamparan langit malam.
"Terang ya." sambung Lita.
"Semoga bintang ini bakal bersinar terang seiring sama persahabatan kita yang bakal kekal abadi."
"Pastinya"
Kita berlima tersenyum, lalu duduk melingkar sambil saling merangkul.
"Apa nanti kalo kita semua udah berkeluarga, apa kita masih bisa sahabatan kayak sekarang?" tanya Andik.
"Why not? :)"
"Eh, makan yuk. Laper nih." kata Fandy mencairkan suasana.
Kita langsung pergi mencari restoran untuk makan malam.
********

"Hey, habis kelulusan, aku mau ngelanjutin kuliah di Amrik. Itu berarti kita gak bakal ketemu lagi..." kata Fandy.
"Kenapa kamu ngomongnya gitu? Kita masih bisa ketemu 'kan? Eh btw, kapan kamu berangkat ke Amrik?" tanya ku.
"Aku berangkat seminggu habis kelulusan."
"Hmm..kita masih bisa ketemu, masih bisa ngobrol, kan ada Skype, YM...Tenang aja. Kita tetep sahabatan kok." kata Lita meyakinkan.
Setelah acara makan malam kita selesai, kita kembali ke Menara Eiffel.
*********

Indahnya menara Eiffel, tak seindah keadaan hatiku yang masih sepi. Haha, cuma bisa ketawa aja. Kita kembali duduk dibawah menara Eiffel.
"Ran, aku mau ngomong sesuatu sama kamu." kata Fandy tiba-tiba.
"Ngomong apaan? Ngomong aja..." jawabku.
Fandy menarik nafas sebentar.
"Aku suka, sayang sama kamu.."
"Paling kamu bercanda, nggak lucu, Fan.."
"Sumpah, Ran. Ini aku nggak bercanda, aku serius.." jawab Fandy. Aku menatap dalam matanya.
"Beneran? Kenapa kamu bisa suka aku?"
"Aku nggak tau apa yang bikin aku bisa suka sama kamu..Kamu mau nggak jadi pacar aku?"
Glekk ! Fandy serius?! Masa iya?!!

"Cieee Rana ditembak Fandy cieeee, terima aja deh Ran. Wakaka.." ucap Lita.
"Iya Ran.. terima ajaa, terima..terima..terima..mumpung 'under the Eiffel Tower' nih Ran..kan so sweet gitu.. " kata Andik menambahkan.
Aku menatap Fandy. Lalu tersenyum, dan mengangguk. Entah apa yang membuatku melakukan itu, karena..jujur, aku suka kepribadian Fandy.Dia baik...Dia tipeku..Mungkin aku benar-benar suka padanya. Lalu Fandy memelukku. Kita berdua 'in a relationship' . Yeay ! Aku udah nggak single lagi !!
"Cieeee !!!!" kata Lita,Andik,dan Atha berbarengan.
"Ihh kalian apaan sih.." kataku malu-malu.
Yeay, Eiffel, i'm in Love <3 Aku harap, Fandy adalah cinta pertama sekaligus cinta terakhirku =)
**************
Liburan kita di Paris, sudah selesai. Tiba saatnya kita pengumuman kelulusan. Aku sudah tak sabar menunggu kelulusan itu. Dan.. akhirnyaa... !!!!
YEAY AKU LULUS !! DENGAN NEM 57,75 ! Kebahagiaan tersendiri. Terimakasih Tuhan :)
Tapi itu tandanya.........
1 minggu lagi, Fandy bakal kuliah di Amrik. Aku belom mau pisah sama dia. Tuhan, beri aku waktu lebih lama.....

**********
1 minggu kemudian .....
Aku, Atha, Lita, dan Andik menemani Fandy di Bandara. Sebentar lagi Fandy akan flight Jakarta-Amrik . Itu tandanya........ hmm...
"Ran, sabar ya. Fandy ke Amrik cuma kuliah kok, dia pasti balik lagi.. Kamu kan masih bisa LDR-an sama dia, ya nggak?" tanya Lita.
"Iya sih Lit, tapi kan...masa baru 1 bulan udah ditinggal ke Amrik? Aku belum siap, aku takut dia kenapa napa, aku takut dia gak bisa jaga kepercayaan aku.. aku takut dia ngilang..aku gak mau kayak gitu.." jawabku pelan.
"Aku nggak mungkin kayak gitu kok Ran.. Aku pasti setia sama kamu, aku bakal selalu sayang sama kamu, walaupun kita udah di negara yang berbeda, percaya deh sama aku, aku bakal care dan ngejagain kamu terus dari jauh. Kita masih bisa komunikasi kan lewat Email? Chatting? Skype?" kata Fandy meyakinkan.
Dia memulukku. Aku bersandar di pundaknya. "Janji ya.."
"Pasti.."
Tak terasa aku menangis. Menangis unuk kepergian Fandy. Emang sih gak seberapa, dia kan cuma kuliah, tapi..........kehilangan itu terasa banget, terutama Fandy, dia orang yang aku sayang.
"Udah lah Ran, nggak usah nangis gitu. Kan masih ada kita, sahabat-sahabat yang selalu ada buat kamu. Kita bakal ada kok kalo pas kamu lagi butuh. Lagian.. Fandy kan cuma kuliah aja disana.. udah, ngga usah nangis..Cup cup.." kata Atha.
Lita dan Atha merangkulku.
"Sob, janji ya gak bakal selingkuhin si Rana. Semangat di sana! Ayo mandiri ! Haha" kata Andik menepuk pundak Fandy.
"Oke sob."
Tak lama, Tante Andelissa, mama Fandy sudah meng isyarat kan bahwa Fandy harus bersiap masuk pesawat. Dia menarik kopernya, dan mulai pergi meninggalkan aku,Lita,Andik,dan Atha. Aku siap sama semuanya, aku percaya sama Fandy. Semoga apa yang diomongin Fandy bener :')
*************
Setelah Fandy ke Amrik, aku pun mengurus diri untuk masuk Universitas. Ku jalani kehidupan ku dengan ber LDR ria sama Fandy. Komunikasi kita masih terjalin dengan baik. Tapi.. perpisahan ini membuatku rindu padanya :')

1 setengah tahun kemudian....

Aku sedang menikmati libur panjang ku di Singapore, dan aku sedang berada di Singapore River, menikmati pemandangan di sana. Tiba-tiba, pandanganku tertuju pada seorang cowok yang memakai celana 3/4 dan kemeja pendek dengan kacamata hitam. Sosok itu tak asing bagiku. Hmm, siapa dia?
Dia berjalan mendekatiku, berdiri tepat di hadapan ku. Dan melepas kacamata hitamnya. Yap, ternyata dia Fandy !!! Dia tersenyum manis kepadaku. Awhhh, langsung aku peluk dia, untuk melepas semua kerinduan yang ada......
"Emm, Rana? Kok kamu  bisa disini sih? Ini kebetulan banget kita bisa ketemu disini. Aku kangen...banget loh." ucap Fandy.
"Iya aku kangen juga sama kamu, abisnya kita udah 1 tahun nggak ketemu sih, kangen tau.." jawabku.
Fandy mengusap kepalaku.
"Sampai kapanpun, rasa sayang ku ke kamu nggak bakal ilang. Sampai nanti... Seterusnya kita akan bersama.Percaya itu..." bisik Fandy di telingaku.
Hmm.... Terimakasih Paris, Terimakasih menara Eiffel, kamu lah saksi petualangan cinta ku. Atha,Lita,Andik, makasih.. udah mengajarkanku betapa besarnya arti sebuah kebersamaan dan persahabatan selama 3 tahun. Fandy, janji sama aku yaa bakal jadi yang pertama sekaligus terakhir buat aku. Aku sayang kalian <3

TAMAT.

Thanks to : Allah SWT yang udah ngasi aku ide buat nulis ini cerpen,
Thanks to : Laptopnya Pak Edi yang udah aku pake buat ngetik ini..
Thanks to : Kota Paris dan Menara Eiffel nya yang udah jadi inspirasi pembuatan cerita ini..
Thanks to : readers cerita ini yang kece-kece..

Mwahh !! xoxo ({}) :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar